Nasional

Bendesa Adat Wongaya Gede DiAudit Inspektorat Terkait Dana Desa Adat.

×

Bendesa Adat Wongaya Gede DiAudit Inspektorat Terkait Dana Desa Adat.

Sebarkan artikel ini

Penebel,Mediatimsus.com-Inspektorat daerah dalam melakukan pembinaan dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan oleh perangkat desa,pada hari Rabu(22/02/2023) melakukan audit kepada Jro Bendesa Adat Desa Wongaya Gede terkait adanya pelaporan dari masyarakat tentang penyalahgunaan dana.

Pembinaan atau pembekalan tersebut dilaksanakan di wantilan Gede.Dalam acara tersebut nampak hadir Bendesa Adat I Ketut Sucipto,Staf adat Wongaya Gede I Wayan Jana Putra ,Manggala Adat penerima dana,antara lain: 4 seka gong, seka angklung,selk sebunan,2 pengelola pure puseh,para pecalang,selkhe santi,12 kelompok suka duke,4 banjar warga adat istri penerima dana pembinaan,Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Perbekel Penebel.

Dalam diskusi tersebut terpantau adanya laporan masyarakat tentang penggunaan dana PKK dari tahun 2019,2020,2021.

Oleh sebab itu Jro Bendesa mengundang siapa saja penerima-penerima dana serta warga untuk menghadiri pembinaan,pembekalan dari Inspektorat yang bertujuan mengklarifikasi antara penerima dan pemberi dana.

Saat awak media mewawancara Jro Bendesa(I Ketut Sucipto),dirinya mengatakan bahwa sebagai Bendesa adat Wongaya Gede tidak merasa tersinggung adanya laporan itu,justru merasa berterima kasih kepada pelapor.

Dan juga terima kasih kepada Inspektorat yang telah datang di wantilan Gede,karena kami merasa bahwa inspektorat lebih mengetahui masalah-masalah yang ada dan dapat memberikan solusi yang terbaik,ungkap I Ketut Sucipto(Bendesa Adat Wongaya Gede).

“Jro Bendesa mengharapkan Inspektorat untuk segera cepat menemukan titik terang permasalahan ini agar warga kami juga merasa tenang,”tuturnya.

Jro Bendesa adat kembali mengharapkan kepada inspektorat karna masih banyak dana-dana yang dikelola oleh lembaga di tingkat desa biar tidak ada tumpang tindih didalam pembinaan,mudah-mudahan apa yang jadi harapan kami sebagai Bendesa adat mendapat sebuah keadilan,”tegasnya.

 

(Ardy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *