Sumut

10 Zulhijjah 1444 H Lebaran Haji Idul Adha, Hari Raya Qurban Kamis 29 Juni 2023

×

10 Zulhijjah 1444 H Lebaran Haji Idul Adha, Hari Raya Qurban Kamis 29 Juni 2023

Sebarkan artikel ini

 

MEDAN, Mediatimsus.com – Seluruh umat Islam dijagat raya ini meraya kan Hari Raya Idul Adha 1444 H pada hari Kamis 29 Juni 2023 mendatang. Hari suci Umat Islam ini di kenal sebagai hari raya Qurban/hari raya Haji.

Idul Adha yang mana di peringati setiap *10 Zulhijjah* dalam Kalender Hijriyah mem punyai sejarah dan makna yang mendalam bagi umat Muslim Dunia melaksanakan Rukun Islam ke – 5 ,
– Melaksanakan Haji bagi yang mampu .

Sejarah Idul Adha ini terjadi, salah satu tidak terlepas dari kisah Ketauladanan Nabi Ibrahim,AS dan putranya Nabi Ismail,AS kedua termasuk kedalam 25 Nabi yang harus di ketahui Umat Islam. Dengan makna yang mendalam melaksanakan perintah serta mengagungkan kebesaran Allah Swt

Sejarah Idul Adha berawal dari pasangan Nabi Ibrahim,AS dan Siti Hajar yang mana belum di karuniai keturunan. Satu riwayat menyebut kan usia Nabi Ibrahim,AS saat itu mencapai 85 Tahun . Usai penantian panjang ,Do’a Nabi Ibrahim dan isterinya Siti Hajar akhirnya terkabul kan Allah Swt . Siti Hajar isteri ke-2 dari Nabi Ibrahim,AS , mengandung sampai melahirkan putranya bernama Ismail

Tidak berlangsung lama , Nabi Ibrahim,AS mendapat perintah dari Allah Swt untuk meninggalkan Kota Makkah dan pergi ke Yerus Salem . Baik Nabi Ibrahim dan Siti Hajar , menerima perintah Allah Swt,perintah tersebut diterima dengan lapang dada (Ikhlas).
Nabi Ibrahim pun meninggalkan siti Hajar dan anak nya yang baru lahir bernama Ismail .

Selama kepergian Nabi Ibrahim,AS ke Yerussalem , di sini Siti Hajar mengakami peristiwa penting yang mana kemudian menjadi salah satu rukun Ibadah Haji .

Siti Hajar dan Ismail yang madih bayi tinggal di padang pasir yang tandus saat itu . Siti Hajar mulai kehabisan persediaan air minum dan bekal , sementara Ismail bayi Siti Hajar menangis kelaparan. Kemudian Siti Hajar melihat fatamorgana bayang air di bukit Shyofa dan bukit Marwha . Siti Hajar berlari bolak balik antara kedua bukit itu sebanyak 7 kali , namun tidaj kunjung menemu kan sumber air . Ketika itu juga Siti Hajar melihat sumber air dari tanah dibawah kaki Ismail . Dengan sigap dan cekatan Siti Hajar mengumpulkan air tersebut , seraya berkata Zam – Zam yang mana artinya dalam bahasa Arab Berkumpul. Mata air tersebut adalah Sumur Zam – Zam yang mana tidak pernah kering selama 4.000 Tahun sampai saat ini .

Peristiwa itu tersebut menjadi salah satu Rukun Haji , yaitu Sa’i atau berjalan kaki dan berlari – lari kecil sebanyak 7 kali dari bukit Shoffa ke bukit Marwha .

Singkat cerita , Akhir nya Nabi Ibrahim,AS kembali ke Makkah untuk menemui Siti Hajar dan Ismail . Sebuah riwayat me nyebut kan usia Ismail pada saat itu kira-kira 6 s/d 7 Tahun . Belum lama menikmati kebersamaan tersebut , Nabi Ibrahim,AS kembali mendapat perintah.

Ujian yaitu untuk menyembelih Ismail (anaknya) yang mana wahyu perintah Allah Swt tersebut melalui mimpi , melihat kesetiaan dan ketaqwaan Nabi Ibrahim,AS dan Nabi Ismail,AS , justeru Nabi Ismail,AS tak gentar kalau itu perintah Allah Swt kerjakan,;ucap Ismail . Maka dengan kebesaran Allah Swt tersebut menggantikan Nabi Ismail dengan seekor Domba disaat proses penyembelihan hewan Qurban. Daging Domba tersebut di bagikan kepada orang muslim lainnya .

Hari Raya Qurban (Hari raya Idul Adha).
Berita ini tentunya tidak terlepas dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail di atas Pada hari Idul Adha Umat Islam ber Qurban bagi yang mampu (kondisi berada) untuk menyembelih hewan Qurban seperti: Sapi , Lembu , Kambing , Domba .

Kementrian Agama meyembelih hewan Qurban adalah Sunnat Mu’akkad bagi umat Islam yang sudah Aqil Baligh,Berakal,dan Mampu . Idul Adha yang mana berarti kembali beribadah Qurban(penyembelihan hewan Qurban).

(A Liem Lubis – Selasa 06/06/23)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *