
Sergai,Mediatimsus.Com – Pemerintah kabupaten serdang bedagai (Pemkab sergai) saat ini sedang aktif membenahi beberapa sektor vital.
Terutama aspek Infrastruktur .
Selain itu , pariwisata juga menjadi salah satu bidang yg mendapat perhatian khusus mengingat potensinya yg sangat luar biasa sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) .
Pernyataan tersebut menjadi pembukaan sambutan Bupati sergai , saat menerima mahasiswa/i peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) ,Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan program Modul Nusantara (PMN) tahun 2022, di Aula Sultan Serdang Komplek kantor Bupati sergai , sei Rampah selasa 20/12/2022.
“Sergai hasil dari pemekaran dari kabupaten Deli Serdang ,usianya masih tergolong muda.
Baru menginjak 19 tahun pada 7 Januari tahun depan,meski masih belia namun sergai mampu membuktikan diri di hadapan kabupaten/kota lain lewat serangkaian prestasi”, ucap Bupati Sergai .
Lanjuti Bupati sergai , di bawah kepemimpinannya bersama wakil Bupati sergai ,H.Adlin Umar Yusri Tambunan ,Pemkab sergai mengusung visi Maju Terus , Mandiri ,Sejahtera dan Religius.
Lewat program prioritas yg terangkum dalam Sapda atau Sapta Dambaan yg berisi 7 program dambaan.
“Ketujuh program tersebut yaitu sekolah Mandiri ,Terampil ,Asri dan Berkualitas ,Masyarakat sehat dan Religius , pertanian mandiri dan berkelanjutan , Infrastruktur terintegrasi,ekonomi berdaya saing , wisata maju terus ,serta birokrasi dambaan “, kata Bupati sergai.
Bupati sergai menyampaikan terima kasih dan rasa syukur atas kehadiran Mahasiswa peserta PMM MBKM dengan PNM di kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Kehadiran 61 mahasiswa yg berasal dari 40 Universitas di 8 Provinsi ini bisa berdampak positif bagi daerah, salah satunya sebagai sarana promosi agar potensi sergai lebih dikenal, terutama dalam sektor kebudayaan dan pariwisata.
“Destinasi wisata sergai yaitu desa Buluh Duri dengan arung jeramnya.
Baru – baru ini mendapat penghargaan sebagai desa wisata “terfavorit se – Indonesia pada ajang Anugerah desa wisata tahun 2022 yg dihelat kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif “, kata Bupati sergai.
Di jelaskan oleh Rudianto ,PNM ini tidak hanya menekankan aspek ademis formal saja.
Namun para pesertanya juga bisa memperoleh pengetahuan praktis lewat interaksi dengan para tokoh praktisi lintas sektor di sumut.
“Program ini akan berlangsung selama 6 bulan .
Para mahasiswa/i dari berbagai daerah akan melaksanakan kegiatan akademik di UMSU.
Selain aspek teori mereka juga akan dipertemukan dengan para sosok inspirasi, diharapkan lewat kegiatan ini , peserta dapat menambah wawasan dan pengetahuan , terutama soal keberagaman dan multikulturalisme “, jelasnya.(Sopiyan)






