Berita

Desa Bandar Klippa Salurkan Bantuan Korban Banjir Stock Beras CPPD Deli Serdang

×

Desa Bandar Klippa Salurkan Bantuan Korban Banjir Stock Beras CPPD Deli Serdang

Sebarkan artikel ini

PERCUT SEI TUAN, Mediatimsus.com – Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang,terlihat jelas Bupati Deli Serdang peduli terhadap sesama rakyat Deli Serdang terutama di desa Bandar Klippa,Selasa 9 Desember 2025 .

“Media Timsus.com
Berdasarkan data dan fakta yang ada di desa Bandar Klippa dari 20 dusun hanya dua (2) dusun yang tidak terendam air hujan yang mana turun mulai 22 Nopember 2025 sampai 24 Nopember 2025 hanya dusun XVIII dan dusun XVII yang tidak terdampak dan saling menjalankan kegiatan masing-masing warga yang mana merupakan bagian dari berbagai strategi dan program , giat bergotongroyong bersama untuk menunjang aktivitas serta punya peran penting di dalam dusun XVIII dan Dusun XVII cukup tinggi nilai-nilai yang mana merupakan salah satu syarat untuk menjadi salah satu syarat untuk dapat di contoh bagi warga yang terdampak Banjir mulai 23 November hingga 27 November 2025,”ucap saring sekdes Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan.

Di sini ada berupa bantuan dari pemerintah kabupaten Deli Serdang berupa Beras dari CPPD Kabupaten Deli Serdang, yang mana ini merupakan suatu hal stock tersebut membutuhkan masukkan dari berbagai strategi pembelajaran dan penilaian yang ada didalam desa itu sendiri. Yang mana merupakan bagian terpenting seperti, Kecamatan Percut Sei Tuan, Cepat dan Tanggap darurat serta memberikan kontribusi terhadap warga dan kondisi lingkungan serta Kesehatan, Siswa-siswi sekolah dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), ibu hamil , anak – anak bangsa dari usia belia sampai usia pertumbuhan di bawah 5 Tahun ini adalah merupakan bagian tanggung jawab desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan,”ucap saring
Apalagi ibunya rajin membawa generasi muda nya ke POS Yandu setiap bulannya,”tambah sekdes

Sekdes Bandar Klippa juga sangat mengapresiasi terhadap bencana banjir yang mana merupakan bagian penting dalam hal ini harus dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terulang kembali lagi, harus berbuat minimal 2 kali seminggu wajib bergotongroyong bersama,”papar Saring dan mengakhirinya.
(A Liem Lubis),-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *