Berita

Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, S.Ik dan Bupati Sergai Bahas Konflik Lahan PT. Bridgestone

×

Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, S.Ik dan Bupati Sergai Bahas Konflik Lahan PT. Bridgestone

Sebarkan artikel ini

TEBING TINGGI, Mediatimsus.com – Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, S.I.K., bersama Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menggelar pertemuan di Pondok IV Dusun III, Desa Parlambean, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (26/6/2026). Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bentuk koordinasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, serta mencari solusi atas sengketa lahan antara kelompok Keturunan Raja Nagur Bolag dengan PT Bridgestone.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Tebing Tinggi didampingi Wakapolres Tebing Tinggi Kompol Rudi Syahputra, S.Kom., Kabag Ops Kompol Herliandi, S.H., dan beberapa pejabat utama Polres Tebing Tinggi. Sementara Bupati didampingi Wakil Bupati Adlin Umar Yusri Tambunan serta Camat Sipispis Herbin Damanik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tebing Tinggi menyampaikan apresiasi kepada Bupati Serdang Bedagai yang hadir langsung di lokasi. Kapolres berharap Pemerintah Kabupaten dapat memfasilitasi kedua belah pihak agar penyelesaian sengketa dapat segera tercapai.

“Kami akan terus melakukan pengamanan di lokasi guna mengantisipasi konflik susulan dan memastikan situasi tetap aman bagi masyarakat”, tegas Kapolres Tebing Tinggi.

Sementara Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya menyatakan untuk segera mempertemukan kedua belah pihak bersama instansi terkait guna mempercepat penyelesaian sengketa. Pemkab juga siap mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan selama proses penyelesaian berlangsung.

Usai pertemuan, Bupati dan Kapolres berdialog dengan Ketua Kelompok Keturunan Raja Nagur Bolag. Dalam arahannya, Bupati menghimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif selama proses penyelesaian sengketa berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan kelompok menyatakan akan tetap menjaga keamanan di sekitar lokasi sengketa, dan berharap pemerintah kabupaten dapat membantu mempercepat penyelesaian persoalan tersebut. (Wek).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *