Berita

Kinerja Polsek Bandar Huluan Disorot, Kasus Pencurian di Bandar Tinggi Mandek

×

Kinerja Polsek Bandar Huluan Disorot, Kasus Pencurian di Bandar Tinggi Mandek

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN, Mediatimsus.com — Kelambatan penanganan kasus oleh aparat penegak hukum kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, keluhan datang dari Sulistio, warga Huta 9 Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun. Rumahnya dibobol maling pada 21 April 2026 hingga mengalami kerugian mencapai Rp9.000.000,-, namun hingga kini pelakunya masih bebas berkeliaran.

Peristiwa pencurian tersebut telah dilaporkan secara resmi sejak Kamis, 22 April 2026. Laporan korban tercatat dengan nomor LP/B/151/IV/2026/SPKT/POLSEK Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara.

Mirisnya, meski seluruh administrasi hukum telah terpenuhi, penanganan kasus ini terkesan berjalan di tempat. Korban telah menghadirkan dua orang saksi, dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pun sudah rampung disusun oleh penyidik Polsek Bandar Huluan, Aiptu Idris.

Pelaku berhasil menggasak berbagai barang berharga milik korban, 5 karung pupuk pertanian, 1 unit aki kendaraan, 1 unit alat pengolah air, 4 ekor burung murai batu (satwa koleksi bernilai tinggi.

Sulistio mengungkapkan rasa kekecewaan dan kepasrahannya atas lambatnya respons dari pihak kepolisian.

“Semua bukti, saksi, dan berkas BAP sudah lengkap dan sah di mata hukum. Saya hanya berharap keadilan ditegakkan secepatnya. Jangan sampai laporan masyarakat kecil seperti kami ini hanya menjadi tumpukan kertas tanpa ada tindakan nyata di lapangan,” ujar Sulistio penuh harap di kediamannya. Senin (18/5/2026)

Kejanggalan dalam kasus ini semakin mencuat pada Senin, 11 Mei 2026. Sulistio sempat memergoki dua orang pria mencurigakan yang nekat masuk ke pekarangan rumahnya.

Saat ditegur dan didekati, salah satu pria dengan santai berdalih bahwa mereka sedang memanen buah sawit milik perusahaan PT. Moeis. Curiga karena gerak-gerik mereka mirip dengan pola hilangnya barang-barang sebelumnya, Sulistio langsung mencecar mereka mengenai 5 karung pupuknya yang hilang.

Bukannya panik, salah satu pria yang diketahui bernama Kema justru merespons dengan nada acuh tak acuh. Ia memberikan alasan berbelit-belit dan tidak masuk akal, yang memperkuat dugaan keterlibatan mereka dalam aksi kriminal tersebut.

Kapolsek Bandar Huluan Iptu Patar Banjar Nahor saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp pribadinya menulikan “masih dalam proses”.

Hingga saat ini, terduga pelaku pembobolan rumah Sulistio masih buron. Masyarakat Nagori Bandar Tinggi mendesak Polsek Bandar Huluan untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku demi mengembalikan rasa aman warga serta kepercayaan terhadap Polri. (JMK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *