Mediatimsus.com – Deli Serdang,
Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia/APDESI Deli Serdang tampaknya telah kehilangan arah serta tujuan aslinya.
Alih – alih menjadi wadah bagi pemerintahan desa untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. APDESI Deli Serdang justru menjadi sasaran/ladang bancak an bagi penyepenggara Bimbingan Teknis/Bimtek
Bimtek yang mana seharusnya menjadi sarana untuk meningkat kan kapasitas dan ilmu pengetahuan pemerintah desa,justru menjadi ajang untuk mencari keuntungan bagi sebahagian oknum.
APDESI Deli Serdang sepertinya lebih fokus pada mencari keuntungan dari pada membantu pemerintah desa dalam menjalankan tugasnya.
Dalam kondisi seperti ini, mungkin sudah saatnya APDESI Deli Serdang di bubarkan.
Dengan demikian,pemetontah desa dapat mencari wadah lain yang mana lebih efektif dan transparan untuk berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman. APDESI Deli Serdang harus bertanggungjawab atas tindakan mereka dan membuktikan bahwa mereka masih relevan dan berguna bagi pemerintah desa. Jika tidak, maka pembubaran mungkin menjadi solusi terbaik.
“APDESI Deli Sedang terkesan Manut saat Bimtek digelar,apa penyebabnya…!!!”
Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia/APDESI Deli Serdang terkesan menurut/manut saja saat Bimtek/Bimbingan Teknis di gelar. Mereka tidak banyak memberikan komentar atau protes,meski Bimtek tersebut terkesan tidak efektif dan hanya menjadi ajang untuk mencari keuntungan semata.
Untuk diketahui dalam kurun waktu tiga bulan berturut-berturut mulai di bulan juni – Juli dan Agustus Tahun 2025 telah di gelar Bimbingan Teknis /Bimtek seperti Bimtek BPD, Bimtek BKAD, Kini KMP. Apakah ini berarti bahwa Bimtek telah menjadi industri yang menjanjikan…!
Menurut Romi Makmur Rangkutie Direktur Gerakan Indonesia Bersih bahwa APDESI Deli Serdang mungkin memiliki kepentingan tertentu dengan menyelenggarakan Bimtek,sehingga mereka tidak berani memberikan komentar atau protes.
“Bisa jadi ada sesuatu yang tidak beres di balik semua ini,”kata salah satu pengamat.
Romi Makmur Rangkutie yang mana juga penggiat sosial menambahkan bahwa APDESI Deli Serdang mungkin tidak memiliki kekuatan atau keberanian untuk menghadapi penyelenggara PEMILU Bimtek. “Mereka mungkin tidak merasa memiliki kekuatan untuk melawan.
APDESI Deli Serdang perlu memberikan Klarifikasi tentang sikap mereka dalam menghadapi Bimtek Apakah mereka memiliki kepentingan tertentu atau tidak memiliki kekuatan untuk melawan!!! yang jelas masyarakat Deli Serdang berharap APDESI dapat menjadi wadah yang efektif dan transparan bagi pemerintah desa kata Romi Makmur Rangkutie menyudahi ulasan.
(A Liem Lubis), –






