
Jembrana,Mediatimsus.com- Jumat (3/2/2023) pukul 10.00 Wita, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. yang diwakili Kasat Binmas Polres Jembrana AKP Ni Made Srianti, S.H. melaksanakan Jumat Curhat dengan Kepala Desa, Bendesa Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat di Aula Kantor Desa Ekasari, Kec. Melaya, Kab. Jembrana.

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas didamping oleh Kapolsek Melaya, Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Jembrana, Ps. Kanit Binpolmas Satbinmas Polres Jembrana, Kanit Binmas Polsek Melaya, Ps. Kasi Humas Polsek Melaya, Ps. Kasi Propam Polsek Melaya, Panit 1 dan Panit 2 Binmas Polsek Melaya, Bhabinkamtibmas Desa Eka Sari, Perbekel Desa Ekasari beserta Forkopimda/Forkopimcam/Forkopimdes lainnya, Toga, Tomas, Todat, Ketua Pecalang Ekasari dan Palalinggah.
Pada kesempatan Jumat Curhat tersebut, masukan/keluhan masyarakat setempat yaitu sering terjadi kehilangan babi dan anak babi yang sudah layak dijual di Desa Ekasari, dimana kejadian terakhir terjadi kehilangan sekitar 4 hari yang lalu.

Kemudian dari Ketua Pecalang Ekasari I Ketut Wiranata menyampaikan, ada sebanyak 20 anggota Pecalang, ada beberapa Pecalang yang baru, kalau bisa agar dibantu pakaiannya untuk para Pecalang di Desa Ekasari dan peralatan seperti senter, dll.
“Perlu adanya peningkatan edukasi kepada warga terkait media, terutama media sosial. Kejahatan ada faktor niat dan kesempatan, Bhabin agar melaksanakan patroli bersama Pecalang dan Linmas sesuai Program Kapolres Jembrana yaitu Patroli Rahayu bersama Anggota Polsek Melaya,” tanggap Kasat Binmas AKP Ni Made Srianti.
“Untuk seragam Pecalang untuk Desa Ekasari akan diajukan ke Kapolres, mohon bersabar, pembagian akan dilaksanakan secara bertahap,” tambahnya.
Terakhir Kasat Binmas berpesan untuk selalu berhati-hati dalam bermedsos, karena ada UU ITE, perlu pemahaman edukasi kepada masyarakat melalui forum rapat-rapat ataupun sangkep.
(Hms Jbr)






