Nasional

Kerinduan Lebih Mengangkat Kesenian Asli Denpasar, Begini Motivasi Caleg Muda Asal Banjar Bun Dentim

×

Kerinduan Lebih Mengangkat Kesenian Asli Denpasar, Begini Motivasi Caleg Muda Asal Banjar Bun Dentim

Sebarkan artikel ini

 

DENPASAR,Mediatimsus.com– Terdorong keinginan untuk mengabdi kepada masyarakat di wilayah tanah kelahirannya yakni Banjar Bun Kelurahan Dangin Puri Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar Bali, Komang Digo (37) memulai menapakkan jejak karirnya di gelanggang perpolitikan, yaitu dengan menyalonkan dirinya di pemilihan Anggota Legislatif (Pilcaleg) tahun 2024 mendatang melalui Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) Dentim yang meliputi wilayah 7 Desa dan 4 Kelurahan.

Mang Digo (panggilan akrabnya), mengungkapkan di Dapilnya yakni Kecamatan Denpasar Timur termasuk kecamatan yang terkecil penduduknya dan memiliki wilayah yang terkecil juga dari antara 4 kecamatan yang ada di Kota Denpasar.

Walaupun begitu kecamatan ini memiliki aset yang paling berharga dari antara kecamatan lainnya yakni aset kesenian asli Denpasar yang diramu dalam Sekaa Gong Kebyar (mulai Teruna Teruni sampai Lansia).

Sekaa Gong Kebyar ini sering tampil di pertunjukan Seni Budaya Art Center Pesta Kesenian Bali (PKB) setiap tahunnya yang diselenggarakan oleh pemerintahan Provinsi Bali. 

“Hal inilah yang memotivasi saya untuk lebih mengangkat kesenian asli Denpasar ke level Nasional maupun Internasional,” kata Mang Digo, kepada Mediatimsus.com, Minggu (14/05/2023).

Diakui Mang Digo, memang inilah saatnya menjaring kaum milineal Denpasar sebagai “trigger” (penggerak/pencetus) kesenian asli Denpasar tersebut agar tidak hilang oleh (zaman now, red) yang dikuasai oleh gadget/gawai. Oleh karena itu Mang Digo telah membentuk Relawan Mang Digo sebagai wadah mengakomodir kaum milineal Denpasar berkesenian. 

Selain itu, Mang Digo adalah anak dari seorang prajurit TNI bernama I Wayan Ebuh (78 tahun, saat ini Bapaknya berprofesi seorang Sulinggih/pemuka agama) menyampaikan kerinduannya mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.

Dia termotivasi ingin lebih mengangkat, memajukan dan meningkatkan kesejahteraan serta menurunkan angka kemiskinan dengan kesenian asli Denpasar di kota Denpasar terutama di Daerah Pemilihan-nya.

“Misalkan nanti saya diberi amanat menjadi anggota dewan, semoga program-program yang berpihak kepada rakyat tetap berjalan. Nantinya saya harus sering terjun ke bawah agar bisa mengetahui secara langsung kondisi yang dialami dan dibutuhkan masyarakat/kaum milineal Denpasar,” bebernya.

Dia menyebut, terkait pencalonan dirinya di Calon Anggota Legislatif, Ia sudah resmi masuk daftar Caleg dari partai yang mengusungnya.

“Saya sudah resmi mendaftar dan mendapatkan rekomendasi (nomor urut 02) dari ketua DPD Partai Gerindra Bali Pak De Gadjah pada bulan April kemarin,” ujarnya dimana dia juga selaku Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar.

Mang Digo berharap, demi kemajuan dan kemakmuran warga masyarakat/kaum milineal kota Denpasar, khususnya warga Kecamatan Denpasar Timur, supaya tergerak hatinya untuk turut mendukung menyukseskan dirinya.

Di sisi lain, salah seorang warga Kelurahan Sumerta (di lingkungan tempat tinggal Mang Digo saat ini), Ketut Tapa mengatakan bahwa Mang Digo adalah sosok yang baik, enerjik dan peduli terhadap sesama.

“Beliau merupakan seseorang yang memiliki kepribadian baik, tidak mementingkan diri sendiri dan sering memberikan bantuan tanpa pamrih, karena peduli terhadap kesejahteraan orang lain khususnya kaum milineal Denpasar,” kata Ketut Tapa, melalui wawancara langsung.

Mang Digo yang juga putra asli Denpasar Timur, Ketut Tapa berharap masyarakat kota Denpasar khususnya Kecamatan Denpasar Timur bisa menentukan pilihan kepada orang yang peduli untuk kemajuan wilayahnya.

Sementara itu, Mang Digo adalah sosok yang tepat untuk bisa dipilih oleh warganya.

“Karena saya percaya jika ada salah satu warga kita ada yang menjadi anggota DPRD, pasti wilayah kami akan maju dan berkembang,” ujarnya.

Di samping itu, ia juga meminta kepada Mang Digo jika terpilih nanti bisa bekerja dengan sepenuh hati. Serta melakukan dari rakyat untuk rakyat sesuai slogan partai pengusungnya. 

“Ikhlas dan jangan korupsi, tentunya memperjuangkan aspirasi berkesenian masyarakat Kota Denpasar dan Dapil wilayahnya,” pungkasnya. (JR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *