
Sergai, Mediatimsus.com – Pelopor Pemuda Barisan Karya Serdang Bedagai mendampingi sekaligus membantu menyelesaikan persoalan masyarakat yang menjadi korban penipuan, dirumah korban Abdul Karim di Dusun Rambutan Desa Melati II Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara, Kamis ( 03/03/2024) sekira pukul 18. 10 Wib.
Ketua Pelopor Pemuda Barisan Karya Sergai Maulana Hutabarat yang didampingi Syahrial, Zulpan dan Rozi diminta Abdul Karim (18) korban penipuan agar dampingi sekaligus membantu menyelesaikan persoalan dengan Waliadi (23) warga Dusun VIII Desa Penggalangan Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara, yang juga sama – sama menjadi korban penipuan. Dan Alhamdulillah persoalan tersebut selesai dengan secara kekeluargaan tanpa harus ke Kepolisian.

Kejadian tersebut bermula ketika Karim, ingin menjual sepeda motor jenis Honda Vario thn 2021 seharga Rp.18.000.000,00 dan diunggahnya di sosmed, kemudian direspon oleh Awang Pribadi yang mengaku orang Langkat yang berminat terhadap Honda Vario tersebut dengan menawarkan harga sebesar Rp.19.500.000,00 dengan catatan si Karim harus mengikuti semua perintahnya seperti dia harus mengakui bahwa si Awang itu saudaranya, sepeda motor itu miliknya dan lain sebagainya.
Kemudian Awang memosting kembali ke medsos Honda Vario tersebut dengan harga Rp.17000.000,00 dan direspon oleh Waliadi setelah negosiasi disepakati harga sebesar Rp.15.500.000,00 asal Waliadi tidak banyak tanya terhadap Karim yang disebutkan Awang merupakan saudaranya dan dititipkan kepada Karim sepeda motornya karena Awang lagi berada di Rumah Sakit.
Singkat cerita, Waliadi yang didampingi temannya datang ke kediaman Karim pada hari Rabu (01/03/2023) sekira pukul 18.05 Wib untuk melihat kendaraanya sekaligus transaksi jual-beli. Setelah merasa cocok, kemudian Waliadi bersama Karim pergi ke ATM untuk mentransfer ke Awang sebesar Rp.10.000.000,00, baru tersadar si Karim kok ke Awang bayarnya kemudian Karim menghubungi Awang namun sudah tidak aktif lagi, barulah keduanya tersadar kalau mereka menjadi korban penipuan melalui medsos.
Maulana Hutabarat pada kesempatan tersebut menyampaikan sekaligus mengingatkan agar kita selalu bijak dan berhati – hati dengan medsos karena banyak penipuan dengan bermacam modus. Kami dari Pelopor Pemuda Barisan Karya hadir senantiasa untuk membantu masyarakat yang memerlukan bantuan dan kami selalu siap, dan kami selalu kerja nyata bukan hanya kata – kata saja, Ungkap Maulana Hutabarat. (Sopiyan)






