TimsusMedia.com – Kota Medan,
Sungguh tega banget dan masih bermental Korup,itulah yang pantas diperankan kepada Oknum yang berani me Mark Up daftar harga pasar murah yang mana dikeluarkan secara resmi oleh dinas koperasi UKM, Perindustrian dan perdagangan KotaMedan.
Sementara,Pasar Murah tersebut merupakan program Pemerintah Kota Medan untuk meringankan kebutuhan Pokok sehari-hari warga masyarakat dalam menyambut hari natal dan tahun baru 2025 tinggal satu (1) minggu/ 7 hari lagi.
Daftar harga resmi Pasar murah di kelurahan Sei Agul diketahui beredar dalam dua(2)versi harga yang berbeda. Pertama daftar harga yang sudah di Scan. Kedua resmi dikeluarkan oleh dinas Koperasi dan UMKM Medan. Ke-dua(2)nya masih berlogo Pemko Medan namun tandatangan kepala dinas telah diScan.
Anggota DPRD Kota Medan asal Dapil 1
Antonius Devolis Tumanggor,kepada beberapa awak media, Kamis 19 Desember 2024 mengatakan menerima pengaduan dari warga yang menemukan dua(2) list daftar harga pasar murah sembako yang beredar ditengah warga masyarakat namun berbeda harga.
Politisi Partai NasDem Kota Medan ini mengaku awalnya dia mendapakan loporan warga dari lingkungan VIII kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat terkait dengan adanya beredar dua (2) daftar harga sembako pasar murah dengan harga yang berbeda. Perbedaan harga setiap item mulai dari Rp.1700 sampai Rp.3700 an/pcs.
“kita lihat perbedaan harga dari yang resmi sekitar Rp.1700 sampai Rp.3700 an. Kita tidak melihat kecilnya perbedaan harga,namun jika dikaitkan dengan seluruhnya,selama pelaksanaan pasar murah, maka keuntungan oknum yang melakukan Mark Up harga tersebut sangat besar dan merugikan banyak madyarakat”ucap antonius.
Saat itu Antonius Tumanggor melakukan Cek dan Ricek dengan mempertanyakan ke beberapa kepala lingkungan secara acak baik itu di Kecamatan Medan Barat, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Helvetia ternyata hanya di Kecamatan Medan Barat ada dua(2) daftar harga pasar murah dengan harga penjualan yang berbeda. Antonius mengakui banyak menemukan kejanggalan di kelurahan Sei Agul terutama dari masyarakat lingkungan gereja dan STM Lingkungan VIII beredar daftar harga pasar murah yang berbeda-beda.
“Ngapai dibuat pasar murah kalau masih mahal. Kasihan pak Walikota Medan,apalagi harganya berbeda-beda . Di Scan pula itu, ini sudah menjadi penipuan namanya itulah kenyataan yang ada”ucap nya.
Antonius Tumanggor juga heran mengenai daftar List pasar murah yang dikirim oleh Lurah SeiAgul dan Camat Medan Barat juga berbeda dari harga resmi yang di keluarkan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Medan.
“Saya heran, kenapa lurah SeiAgul dan Camat Medan Barat kirim list harga pasar murah berbeda dari harga resmi. Contohnya, Beras IR 64 di jual resmi Rp.10.000,-/kilo. namun dengan harga yang diScan Beras IR/64 Rp.11.700/kg. Mengapa berbeda”ujar ketua umum Sopo ATRestorasi Bersatu yang juga wakil ketua Fraksi NasDem.
Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan KotaMedan Benny Iskandar Nasution,S.Sos,MAP, saat di konfirmasi terkejut dan mengatakan bahwa harga resmi sembako yang mana dikeluarkan sudah ada. Diapun mengatakan akan se segera mungkin me nindaklanjuti temuan warga masyarakat tersebut .
“Besok kami akan turun bersama Sekretaris Kelurahan Sei Agul untuk melakukan Cek. Apalagi tadi anggota dewan DPRD Antonius Devolis Tumanggor sudah telepone saya adanya kerancuan daftar harga pasar murah sudah di Scan. Bukan masalah seribu atau dua ribu lagi,tapi tidak boleh menaikkan / harga sudah ditentukan oleh Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan KotaMedan. Sebab itu untuk membantu warga masyarakat”tutup nya. (A Liem Lubis).






