
MEDAN, Mediatimsus.com – Ir.Akyar Nasution tercatat sebagai Walikota Medan ke 17. Pertemuan Reuni Akbar Angkatan 86 tergelar dikediaman Ir Akyar Nasution hari Minggu, 22 Maret 2026.
Sebelumnya Ir.Akyar Nasution adalah Wakil Walikota Medan yang mana kemudian angkat menjadi Plh.Walikota dan dilantik menjadi Walikota Medan definitif meski dalam masa jabatannya sangat singkat 11 – 17 Pebruari 2021.
Ir.Akyar Nasution adalah kader tulen PDIP bahkan ayahnya Anwar Nasution di ketahui sebagai pengurus PNI dan merupakan pengagum Ir.Soekarno. Ir Akyar Nasution merintis karier dari bawah sebagai kader militan sejak duduk sebagai mahasiswa USU,sebagai Ketua PAC hingga terpilihnya manjadi anggota DPRD Kota Medan.
Kebersamaannya dengan PDIP berakhir ketika Akyar Nasution tidak mendapatkan rekomendasi DPP untuk calon Walikota Medan yang mana lebih memilih ke Muhammad Bobby Afif Nasution saat itu .
Baru saja Muhammad Bobby Afif Nasution menjadi menantu presiden RI Joko Widodo dan baru pula mendapatkan KTA dari PDIP .
Ir.Akyar Nasution di pecat karena bergabung dengan Partai Demokrat yang mengusungnya menjadi Calon Walikota Medan di PilWalkot 2020 .
Namun kisah perjalanan hidup berkata lain Muhammad Bobby Afif Nasution setelah memenangkan pemilihan Walikota Medan.
Kemudian justru meninggalkan PDIP dan kini tercatat bergabung dengan sebagai kader partai Gerindra .
Sebaliknya Ir Akyar Nasution justru meninggalkan Partai Demokrat dan kembali ke Partai PDIP. Hal ini terlihat saat Ir.Akyar Nasution hadir menggunakan baju PDIP, pada acara apel satgas PDIP, Sabtu 10 September 2024 beberapa tahun lalu.
Ir.Akyar Nasution atas kesadaran diri sendiri kembali ke Partai PDIP setelah memahami bahwa DPP PDIP dimasa lalu itu terjebak dan Terperdaya Ambisi Politik Dinasti Genk Solo.
“Apakah hal yang sama akan terjadi di Pemilu 2029. Penghianatan ini kembali terjadi, Hanya waktu yang akan menjawabnya,” papar Ir.Akyar Nasution.
(A Liem Lubis),-






