Nasional

Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat, Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin, Landasan Utama Kebijakan dan Arah Pembangunan.

×

Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat, Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin, Landasan Utama Kebijakan dan Arah Pembangunan.

Sebarkan artikel ini

 

Tanjungbalai, Mediatimsus, Com.

Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menghadiri kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat Bersama Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan turut dihadiri BPS dan Instansi terkait di Grand Singgie pada hari Jumat sore (14/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Daerah dengan BPS dalam membangun ekosistem data yang akurat, terintegrasi dan berkelanjutan melalui kebijakan satu data Indonesia (SDI).

Dalam sambutannya Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, menegaskan bahwa ketersedian data yang mutakhir dan dapat dipertanggung jawabkan merupakan fondasi utama bagi perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan Daerah.

Pada kesempatan itu Walikota juga menyampaikan terimakasih atas anggota DPR RI Bapak Ahmad Doli Kurnia Tanjung, tentunya memberikan semangat baru dan energi positif bagi kami dalam upaya mempercepat pembangunan di Daerah, sehingga dampaknya dapat semangkin di rasakan secara nyata oleh masyarakat.

Percepatan pembangunan tentu harus didukung oleh data yang akurat dan terintegrasi, karena data merupakan pondasi utama dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan, ujar Walikota.

Ia juga menegaskan kegiatan sosialisasi sensus ekonomi 2026 dan peningkatan literasi statistik masyarakat ini sangat penting untuk menentukan arah pembangunan Daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Tanjungbalai.

Alasan data statistik menjadi sangat penting dalam pembangunan Daerah sebagai dasar pengambilan keputusan yang objektif.

Dara statistik memberikan gambaran nyata tentang kondisi sosial, ekonomi dan demografi masyarakat, tanpa data kebijakan akan bersifat asumtif dan berisiko tidak tepat sasaran.

Menentukan prioritas pembangunan, identifikasi sektor mana yang paling membutuhkan perhatian – misalnya sektor UMKM, Pendidikan atau Infrastruktur – berdasarkan data statistik yang terukur, jelasnya lagi.

Selain itu, Walikota Mahyaruddin Salim, mengatakan peningkatan Literasi Statistik Masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun budaya berpikir berbasis data.

Melalui kegiatan ini harapannya masyarakat dapat lebih terbuka tertarik mengenai statistik sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan seperti dalam pengembalian keputusan dalam dunia usaha, pendidikan maupun kebijakan sosial.

Pentingnya kolaborasi antara BPS, Pemerintah Kota Tanjungbalai dan masyarakat dalam upaya memperkuat arah pembangunan Kota Tanjungbalai yang berkelanjutan.

Kami mengajak seluruhnya untuk saling membantu dan menguatkan satu sama lain antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi, Perintah Pusat serta seluruh lapisan masyarakat menuju Tanjungbalai EMAS, tutup Walikota mahyaruddin salim.

Anggota DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung dalam kesempatan itu menekankan bahwa membangun masyarakat melek statistik berarti membangun bangsa yang cerdas, kritis dan mandiri dalam menentukan arah pembangunan Nasional.

Ia juga menjelaskan perlunya Literasi data yang menjadi kemampuan penting, sehingga masyarakat mampu memahami dari data dan tidak terpengaruh dengan informasi-informasi yang keliru dan masyarakat yang cerdas adalah masyarakat yang sulit di bohongi.
(W.M.Indra.Hsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *