Bali,Mediatimsus.com-Pengertian entrepreneur secara umum, dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam berfikir kreatif, imajinatif. Dari hasil kreativitas dan pemikiran imajinatifnya akan melahirkan ide bisnis dan membangun sebuah usaha.
Dimana usaha yang dibangun itulah yang akan memberikan dampak kepada masyarakat disekitarnya, membuka lapangan kerja dan intinya memberikan manfaat bagi orang lain.
Dengan kata lain, entrepreneur adalah jiwa yang inovatif yang mampu mengelola apa yang terjadi di kanan kirinya menjadi sesuatu yang lebih bernilai.
Dalam dunia wirausaha, seorang entrepreneur sebagai seseorang yang melakukan aktivitas wirausaha. Motivasinya adalah mengubah ide baru atau penemuan baru menjadi sebuah inovasi yang sukses.
Dalam Press Release Indonesia (AI Business Conference) diselenggarakan Selasa sore (18/7/2023) di Social Seminyak mengundang sejumlah wartawan lokal, nasional maupun internasional. Satu dari antara tiga (Sonny Utama MIO “Media Independent Online”, Agustina Ardie Founder of Pro Motion Events) yang duduk dalam meja Press Release Indonesia itu adalah Co founder The Funding Mr. Robert Ian Bonnick mengatakan motivasinya adalah bisnis Kecerdasan Buatan (AI) sebagai penyokong utama para generasi muda menjadi entrepreneur (UMKM) sejati.
Seiring Kecerdasan Buatan (AI) adalah bidang ilmu komputer yang dikhususkan untuk memecahkan masalah kognitif yang umumnya terkait dengan kecerdasan manusia, seperti pembelajaran, pemecahan masalah, dan pengenalan pola.
Kecerdasan Buatan, sering disingkat sebagai “AI”, mungkin berkonotasi dengan robotika atau adegan futuristik, Kecerdasan Buatan (AI) mengungguli robot fiksi ilmiah, ke dalam non-fiksi ilmu komputer canggih modern.
Mr. Wayne Thompson (The Main Founder of The Funding) yang merupakan sosok di belakang dari The Funding, memiliki mimpi dan tujuan untuk membantu bibit-bibit ekonomi itu bertumbuh.
Kaum dimana sosok entrepreneur memerlukan wadah untuk berkembang dan besar menjadi startup (bisnis perintisan) di era New Normal dalam bentuk serial reality.
Konten The Funding terutama akan berfokus pada bisnis (kategori) baru yang ada, tetapi juga mencakup berbagai aspek kewirausahaan seperti pertumbuhan pribadi, pengembangan bisnis, dan platform online multiguna yang berkesinambungan (Sustainability).
Bisnis Kategori tersebut adalah Technology (Teknologi), Sustainability (Keberlanjutan), Photography/ Videography, Craft (Keahlian/ kerajinan), Culinary (Kuliner).
Testimoni dinyatakan oleh dua anak muda yang dihadirkan saat acara itu yakni Alexa (20 thn) dan Aldi (21 thn), merupakan entreprenur muda yang bergerak di bidang Craft (Keahlian/ kerajinan).
Mereka berdua juga sedang duduk di bangku kuliah di Universitas Primakara Denpasar Bali.
Tentunya kewirausahaan mereka disokong oleh pihak kampus. Testimoni tersebut memperkuat betapa mulianya motivasi The Funding menyokong generasi muda Indonesia untuk menjadi Entrepreneur (UMKM) sejati. (***JR77).








