Bali,Mediatimsus.com-Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu-KPU Kabupaten Badung yang dinamakan dengan “Graha Pemilu Alaya Giri Nata” dihadirkan sebagai simbol komitmen kuat mewujudkan kedaulatan rakyat dan demokrasi, Kamis, 11 Januari 2024.
Bahkan, disebutkan, pertama kali di Indonesia dua gedung dalam satu atap yang tersambung dengan jembatan yang disebut dengan jembatan cinta.
Gedung Graha Pemilu Alaya Giri Natha merupakan gedung kembar untuk KPU Badung dan Bawaslu Badung yang berada dalam satu lokasi di Jalan Kebo Iwa Utara, Kota Denpasar.

Setelah diresmikan, kini Bupati Badung menyerahkan berita acara serah terima pinjam pakai Gedung Graha Pemilu Alaya Giri Natha kepada KPU RI dan Bawaslu RI.
Acara serah terima pinjam pakai gedung ini langsung dihadiri Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari beserta jajarannya dan juga Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja beserta jajarannya dan Pj Gubernur Bali Irjen Pol (Purn) Sang Made Mahendra Jaya, jajaran Forkopimda Badung, Wakil Ketua DPRD Badung Wayan Suyasa, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, Ketua Bawaslu Bali Putu Agus Tirta Suguna serta para Komisioner KPU dan Bawaslu se-Bali.
Dalam sambutannya, Bupati Badung menyatakan fasilitas Gedung Graha Pemilu Alaya Giri Natha dibangun untuk mendukung pelaksanaan Pemilu sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis.
Hal tersebut mencerminkan nilai-nilai demokrasi, yang dapat menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat sesuai dengan tuntutan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Seperti kita ketahui bersama, bahwa sesuai dengan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 pasal 434 telah mengamanatkan kelancaran pelaksanaan tugas penyelenggara pemilu, maka Pemerintah Daerah wajib membantu dan memfasilitasi KPU serta Bawaslu sesuai dengan regulasi. Untukmu itu, kami Pemerintah Kabupaten Badung hadir membangun Gedung Graha Pemilu Alaya Giri Nata dengan total menghabiskan anggaran sebesar Rp 29,6 Milyar sebagai wujud cinta kasih kami kepada KPU dan Bawaslu,” kata Bupati Giri Prasta.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung beserta jajarannya, karena Gedung KPU Badung telah berhasil difasilitasi secara luar biasa.
Oleh karena itu, pihaknya berharap anggota KPU Badung bisa memberikan kompensasi kerja yang juga luar biasa.
“Jangan hanya gedung saja luar biasa, tapi harus diikuti dengan pelayanannya luar biasa dan menjadi pemacu semangat, karena KPU sebagai lembaga layanan, terutama melayani pemilih menggunakan hak pilihnya dan melayani peserta pemilu agar bisa ikut serta berkompetisi secara baik, agar tupoksi dapat dijalankan secara maksimal dan optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengapresiasi pembangunan Gedung Graha Pemilu Alaya Giri Nata difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Badung.

Menurutnya, gedung ini merupakan wujud dari amanah Proklamator Bung Karno pada tahun 1947, yang pernah berpesan kepada Pemda Bangka Belitung, agar suatu hari nanti ada penyelengaraan pemungutan suara yang dipimpin dan diawasi oleh penyelenggara yang mandiri dan independen.
“Bupati Badung telah berhasil mewujudkannya dan inilah contoh keberhasilan keberhasilan demokrasi di Indonesia yang terpancar dari Badung,” terangnya.
Serah terima pinjam pakai Gedung Graha Pemilu Alaya Giri Nata dilakukan dengan pemotongan pita oleh Ketua Bawaslu Rahmat Bagja dan Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari tepat dipintu masuk masing masing Kantor KPU Badung dan Bawaslu Badung yang didampingi oleh Pejabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dan Bupati Bading I Nyoman Giri Prasta.
AR81






