Nasional

Wilson Lalengke Kunjungi Lapas Kerobokan Jalin Silaturahmi

×

Wilson Lalengke Kunjungi Lapas Kerobokan Jalin Silaturahmi

Sebarkan artikel ini

 

BADUNG,Mediatimsus.com – Wilson Lalengke selaku Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan juga sebagai pendiri Yayasan Permata mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan (Lapas Kerobokan), Badung, Bali, dalam rangka menjalin hubungan silaturahmi setelah sebelumnya Wilson juga lakukan kunjungan yang sama ke Polda Bali yang didampingi oleh beberapa awak media online nasional. Selasa (02/05/2023) sore waktu setempat. 

 

Dikesempatan tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan (Kalapas Kerobokan), Fikri Jaya Soebing menyambut Wilson dengan penuh hangat dalam suasana dialogis kekeluargaan. 

“Saya ucapkan terimakasih atas kedatangan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke dalam rangka silaturahmi di Lapas Kerobokan, Badung. Bak pepatah mengatakan “Tak Kenal Maka Tak Sayang”, Alhamdulillah saat ini saya dapat bertemu langsung dengan sosok Pak Wilson,” ucap Fikri di hadapan awak media. 

 

Lebih lanjut, Kalapas Kerobokan tambahkan atas kedatangan Ketua Umum PPWI ke Lapas Kerobokan, selain bersilaturahmi juga memperkenalkan program “Permata” (Persaudaraan Mantan Tahanan) dengan maksud dan tujuan agar para mantan tahanan/warga binaan dapat berkontribusi dan konstruktif melaksanakan kegiatan-kegiatan positif serta bisa menghasilkan cuan atau penghasilan selepas menghirup udara bebas diluar Kampus Pemasyarakatan (Lapas Kerobokan-red).

 

“Kedatangan Pak Wilson, selain silaturahmi juga terkait dengan masukan atau presentasi adanya program Permata untuk mensejahterakan para mantan warga binaan. Input yang diberikan oleh Pak Wilson sangat bermanfaat bagi kesejahteraan mereka, dan akan kami koordinasikan lebih lanjut mengenai program tersebut,” sambung Fikri Jaya Soebing.

 

Sementara itu, Wilson Lalengke mengatakan kepada awak media bahwa, dirinya mengapresiasi atas sambutan dari Kalapas Kerobokan atas kedatangannya. 

 

“Kedatangan saya dengan rekan-rekan media disambut hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menyambung tali silaturahmi, dari pengalaman yang dapat saya petik bahwa, mantan warga binaan harus mampu melakukan inovasi dengan mengubah mindset/pola pikir disaat keluar dari jeruji besi serta dapat berkarya dan menghasilkan, dalam kehidupannya kembali bermasyarakat,” ucap Wilson. 

 

Wilson juga mengungkapkan bahwa banyak hal yang dapat dilakukan oleh para mantan tahanan/warga binaan selepas keluar dari Kampus Pemasyarakatan. Program Permata adalah salah satu program yang sudah kami lakukan di Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung, dimana kami bersama beberapa rekan mantan tahanan lainnya menginisiasi pendirian Permata secara resmi dalam sebuah bentuk wadah yaitu Yayasan. 

 

Yayasan Permata akan berfokus kepada sumber pemberdayaan manusia khusunya para mantan tahanan melalui berbagai bentuk dibidang usaha ekonomi, sosial budaya, serta kemanusiaan dan hukum. 

 

“Saat ini, Permata sudah menjalin kerjasama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandar Lampung dengan mendirikan Griya Abhipraya atau Rumah Harapan yang nantinya akan mempekerjakan para mantan tahanan dalam memproduksi kopi olahan sebagai salah satu produk unggulan di Griya Abhipraya,” tutup Wilson Lalengke.

 

(JesPutra03o523)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *